Pendidikan yang Terjadi pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia
Keywords:
Covid-19, pendidikan, pembelajaran daring, teknologi pendidikan, IndonesiaAbstract
Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang pendidikan di Indonesia. Kebijakan pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah mengharuskan proses pembelajaran dilakukan secara daring sebagai upaya mencegah penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap pelaksanaan pendidikan di Indonesia serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran daring. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, laporan penelitian, dan sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran daring menjadi alternatif yang efektif dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama pandemi. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses internet, rendahnya penguasaan teknologi oleh pendidik dan peserta didik, keterbatasan perangkat pembelajaran, serta meningkatnya beban pendampingan bagi orang tua. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah melalui penyediaan infrastruktur digital yang merata, peningkatan kompetensi teknologi bagi pendidik, serta penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai kondisi pendidikan selama pandemi dan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi di masa mendatang.
Downloads
References
Anugrahana, A. (2020). Hambatan, solusi dan harapan: Pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 oleh guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(3), 282–289. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i3.p282-289
Arsendy, S., Sukoco, G. A., & Purba, R. E. (2020). Riset dampak COVID-19: Potret gap akses online “Belajar dari Rumah” dari empat provinsi di Indonesia. Jakarta: INOVASI.
Crawford, J., Butler-Henderson, K., Rudolph, J., Glowatz, M., Burton, R., Magni, P., & Lam, S. (2020). COVID-19: 20 countries' higher education intra-period digital pedagogy responses. Journal of Applied Learning & Teaching, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.37074/jalt.2020.3.1.7
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Dhawan, S. (2020). Online learning: A panacea in the time of COVID-19 crisis. Journal of Educational Technology Systems, 49(1), 5–22. https://doi.org/10.1177/0047239520934018
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19). Jakarta: Kemendikbud RI.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Nicola, M., Alsafi, Z., Sohrabi, C., Kerwan, A., Al-Jabir, A., Iosifidis, C., Agha, M., & Agha, R. (2020). The socio-economic implications of the coronavirus pandemic (COVID-19): A review. International Journal of Surgery, 78, 185–193. https://doi.org/10.1016/j.ijsu.2020.04.018
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
World Health Organization. (2020). WHO Director-General's opening remarks at the media briefing on COVID-19 – 11 March 2020. Geneva: World Health Organization.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan (3rd ed.). Yayasan Obor Indonesia.





