Pentingnya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi

Authors

  • Muhammad Arifin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Achmad Zulfikar Siregar Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Author

Keywords:

globalisasi, budaya Indonesia, pelestarian budaya, identitas nasional, generasi muda

Abstract

Budaya Indonesia merupakan identitas nasional yang mencerminkan keberagaman nilai, norma, adat istiadat, bahasa, seni, dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, perkembangan globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi, komunikasi, dan interaksi antarbangsa telah membawa pengaruh yang signifikan terhadap keberlangsungan budaya lokal. Masyarakat, khususnya generasi muda, cenderung lebih tertarik pada budaya asing yang dianggap lebih modern dan praktis sehingga berpotensi mengurangi apresiasi terhadap budaya nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pelestarian budaya Indonesia di era globalisasi serta mengidentifikasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur, jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan pertukaran budaya, namun juga berpotensi menyebabkan pergeseran nilai budaya lokal apabila tidak disertai dengan kesadaran budaya yang kuat. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan melalui pendidikan budaya sejak dini, partisipasi aktif masyarakat, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi budaya, serta penguatan peran generasi muda sebagai agen pelestarian budaya. Upaya tersebut penting untuk menjaga identitas nasional dan keberlanjutan warisan budaya Indonesia di tengah dinamika global.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Appadurai, A. (1996). Modernity at large: Cultural dimensions of globalization. University of Minnesota Press.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Kusuma, R., & Hidayat, M. (2023). Digitalisasi budaya sebagai strategi pelestarian warisan budaya Indonesia. Jurnal Kajian Budaya, 18(1), 33–47.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nahak, H. M. I. (2019). Upaya melestarikan budaya Indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Prasetyo, A., & Wijayanti, D. (2022). Peran generasi muda dalam pelestarian budaya lokal di era digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(3), 250–261.

Sedyawati, E. (2006). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Suryana, Y., & Rusdiana, A. (2021). Penguatan identitas budaya lokal dalam menghadapi tantangan globalisasi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 145–156.

Tomlinson, J. (1999). Globalization and culture. University of Chicago Press.

UNESCO. (2022). Culture and heritage in the digital era. UNESCO Publishing.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

30-04-2025

How to Cite

Arifin, M., & Siregar, A. Z. (2025). Pentingnya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Sosial Politik Dan Hukum, 2(01), 35-40. https://jurnal.devitara.or.id/index.php/sospol/article/view/386

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-12 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.